Dari Tanpa Display ke Tampilan FullView: Evolusi Smart Band

Untuk penggunaan yang lebih baik silakan menggunakan versi terbarunya Internet Explorer atau browser lainnya.
2022/07/08

Dari Tanpa Display ke Tampilan FullView: Evolusi Smart Band

Smart band tidak hanya sebagai aksesori fesyen, tetapi juga perangkat pintar yang penting bagi konsumen untuk memahami kondisi tubuh mereka.

Salah satu elemen kunci dari produk pintar adalah realisasi komunikasi perangkat manusia, dan komunikasi biasanya dilakukan melalui tampilan. Dengan cara yang sama seperti ponsel yang telah bertransformasi dari ponsel berfitur ke ponsel cerdas, smartband berubah dari tanpa tampilan menjadi layar hitam putih, lalu ke layar berwarna dengan sensor sentuh. Hal ini menjadikan smartband yang dapat menyediakan data kesehatan sekaligus pelengkap style pengguna.

Sama seperti Roma yang tidak dibangun dalam sehari, smart band juga telah mengalami proses pengembangan yang panjang dari tanpa layar menjadi layar besar.

Dari Tanpa Display ke Tampilan FullView: Evolusi Smart Band

Tujuan utama dari smartband adalah untuk merekam latihan pengguna, memantau kesehatan dan membudayakan gaya hidup sehat. Pada tahun 2011, produsen perangkat Bluetooth, Jawbone, meluncurkan smart band seri UP, yang dapat merekam olahraga dan melakukan pemantauan tidur. Pada saat yang sama, produsen pedometer Fitbit merilis Fitbit Flex, smart band dengan fungsi serupa. Fungsi dasar smartband generasi pertama ini terutama adalah pemantauan kebugaran.

Karena keterbatasan teknis, smartband generasi pertama memang dapat merekam jumlah langkah dan informasi tidur namun karena tidak memiliki layar, band tersebut harus dipasangkan dengan perangkat lain seperti smartphone atau PC. Biasanya, pengguna harus mengekspor data melalui Bluetooth atau port USB untuk melihat kedua data di atas. Dapat dikatakan bahwa smartband saat itu hanyalah sebuah sensor untuk merekam informasi.

Era baru smart band dengan tampilan

Dari Tanpa Display ke Tampilan FullView: Evolusi Smart Band

Huawei meluncurkan HUAWEI TalkBand B1 pada tahun 2014, yang memulai tren smart band dengan layar. Berkat tampilan layar smartband, data sederhana dapat ditampilkanuntuk menjadikannya perangkat yang benar-benar cerdas dan mengubah kebiasaan pengguna saat menggunakan smart band.

HUAWEI TalkBand B1

HUAWEI TalkBand B1 dapat melacak langkah, kalori yang terbakar, dan kualitas tidur, dan semua informasi dapat ditampilkan langsung pada layar hitam putih OLED 1,4 inci. Selain itu, mendukung Bluetooth 4.1, sehingga pengguna dapat mengeluarkan earphone Bluetooth dari band untuk panggilan suara. Semua fitur dasar telah terbentuk di generasi smartband ini.

Namun, dibandingkan dengan layar berwarna dengan sensor sentuh sekarang, layar OLED hitam putih tidak dilengkapi dengan kontrol sentuh, membatasi interaksi dan beragam fitur sehingga dihadirkan kembali generasi berikutnya dari smartband.

FullView Display untuk pengalaman interaktif seperti smartphone

Sejak HUAWEI TalkBand B2, sensor sentuh diterapkan pada layar OLED untuk meningkatkan interaksi dengan smartband. Layar sentuh dapat menampilkan informasi dengan jelas sekaligus membuat interaksi lebih lancar bagi pengguna.

Dari Tanpa Display ke Tampilan FullView: Evolusi Smart Band

Peluncuran HUAWEI Band 3 Series membuat para pengguna dapat mengucapkan selamat tinggal pada layar hitam putih. Kemudian memasuki era layar warna AMOLED dengan sensor sentuh untuk menghadirkan pengalaman interaktif yang benar-benar baru. Selain itu, smartband baru ini memiliki fitur deteksi latihan, pemantauan detak jantung, pelacakan tidur, dan notifikasi yang benar-benar membuat smartband memiliki fitur lengkap.

Dari Tanpa Display ke Tampilan FullView: Evolusi Smart Band

Sama seperti konsumen yang memiliki preferensi lebih tinggi untuk fitur maupun layar layar smartphone, mereka juga memiliki permintaan yang sama untuk smartband. Smartband Huawei terbaru, HUAWEI Band 6, mengadopsi layar AMOLED 1,47 inci, yang lebih besar dari kebanyakan smartband di pasaran. Bersama dengan desain FullView Display unibody, konsumen akan merasakan pengalaman layaknya smartphone.

Karena ukuran layar di masa lalu, informasi grafis yang dapat ditampilkan oleh smart band sangat terbatas. Informasi detail tidak hanya mengharuskan pengguna menggeser ke atas dan ke bawah, tetapi data olahraga dan kesehatan harus sesingkat mungkin agar sesuai dengan konten di layar. HUAWEI Band 6 menyertakan layar AMOLED besar 1,47 inci, yang 148% lebih besar dari HUAWEI Band 6. Rasio screen-to-body juga meningkat hingga 64%. Dengan cara ini, informasi olahraga dan kesehatan dapat disajikan lebih komprehensif dan hasil pemantauan kesehatan seperti detak jantung, stres, durasi tidur, dan fitur kesehatan lain juga akan di-refresh secara real-time, dan semua data dapat terangkum dalam satu layar.

Dengan layar yang lebih besar, pengguna HUAWEI Band 6 dapat menggeser ke atas dan bawah, kiri dan kanan: geser ke kiri dan kanan untuk membuka menu utama dengan cepat, geser ke atas dan ke bawah untuk keluar dari pengaturan dan pusat notifikas. Selain itu, pengguna dapat tekan tombol samping untuk masuk ke daftar fungsi lalu tekan lama untuk mematikan.

HUAWEI Band 6 juga mendukung pemantauan SpO2 sepanjang hari, serta pemantauan detak jantung, tidur, stres, dan siklus menstruasi untuk memberikan pemanatauan menyeluruh. Untuk olahraga, ia memiliki 96 mode latihan dan pemantauan dan analisis latihan profesional, membantu pengguna berolahraga menggunakan dasar saintifik.

Dari Tanpa Display ke Tampilan FullView: Evolusi Smart Band

Didukung oleh chipset berefisiensi tinggi dan algoritme hemat daya yang cerdas, HUAWEI Band 6 memungkinkan pemantauan detak jantung dan tidur berkelanjutan dengan masa pakai baterai 14 hari1 untuk penggunaan tanpa gangguan. Selain itu, HUAWEI Band 6 mendukung pengisian cepat melalui pengisi daya magnetik. Satu kali pengisian daya selama lima menit dapat mempertahankan smart band selama dua hari2 penggunaan biasa.

Dari Tanpa Display ke Tampilan FullView: Evolusi Smart Band

Dari peluncuran smart band generasi pertama hingga HUAWEI Band 6 FullView Display saat ini, pengembangan smartband selalu berkisar pada merupakan masukan dan solusi dari masalah pengguna. HUAWEI Band 6 sebagai contoh bertujuan untuk mengatasi masalah layar kecil dan isi konten sehingga mengadopsi Tampilan FullView dan desain tombol fisik samping. Selain itu, ia hadir dengan fitur pemantauan kesehatan yang komprehensif seperti detak jantung sepanjang hari, SpO2, pemantauan tekanan dan tidur, dan pengingat berdiri, dan bahkan termasuk pelacakan siklus menstruasi dan pengingat bagi pengguna wanita untuk menargetkan skenario harian pengguna. Terakhir, bagi pengguna untuk memahami kinerja latihan mereka, ini menampilkan 11 mode latihan profesional seperti lari di dalam dan luar ruangan, bersepeda, dan lompat tali, dan 85 mode khusus seperti kebugaran, permainan bola, dan menari, mewujudkan skenario pengguna sepenuhnya.

Dari tanpa layar hingga FullView Display, smart band tidak lagi menjadi pengumpul data sederhana, tetapi juga perangkat pintar bergaya dan nyaman yang menyediakan fitur pemantauan kesehatan dan kebugaran, serta konten tampilan yang kaya. Untuk orang yang peduli akan kesehatan, pertimbangkan HUAWEI Band 6.

  1. Data tersebut berdasarkan hasil pengujian di laboratorium Huawei. Masa pakai baterai adalah 14 hari untuk pengguna rata-rata atau 10 hari untuk penggunaan intensif.
  2. Data tersebut berdasarkan hasil pengujian di laboratorium Huawei.